Langsung ke konten
Aplikasi Mobile

Aplikasi Mobile yang Dibangun Sesuai Cara Kerja Bisnis Anda

Bukan template yang dipaksakan. Aplikasi yang dirancang dari kebutuhan nyata bisnis Anda — untuk customer, untuk tim lapangan, atau untuk keduanya.

React Native — satu kode, jalan di Android dan iOS

Kapan Butuh Mobile App

Tidak Semua Bisnis Butuh Aplikasi. Tapi Beberapa Sangat Memerlukannya.

Website yang dioptimalkan untuk mobile sudah cukup untuk banyak bisnis. Tapi ada kondisi di mana aplikasi mobile lebih masuk akal.

Bisnis Anda punya tim lapangan yang perlu akses data, update status pekerjaan, atau laporan dari lokasi kerja. Anda ingin memberi pengalaman lebih personal kepada customer dengan riwayat transaksi, loyalty program, atau notifikasi push. Ada proses operasional berulang yang jauh lebih efisien lewat aplikasi khusus. Atau Anda punya data yang perlu bisa diakses offline.

Kalau Anda masih tidak yakin apakah bisnis Anda butuh aplikasi, itu bisa jadi bahan diskusi di konsultasi awal.

Jenis Aplikasi

Apa yang Bisa Dikerjakan

Aplikasi Customer-Facing

Booking, pemesanan produk, tracking status pesanan, loyalty points, atau portal self-service untuk customer Anda. Cocok untuk bisnis jasa yang ingin customer akses layanan dengan lebih mudah.

Aplikasi Internal / Tim

Untuk tim lapangan, tenaga sales, atau staf yang perlu akses data operasional dari luar kantor. Checklist pekerjaan, update status, foto bukti kerja, laporan harian.

Aplikasi Hybrid

Kombinasi keduanya — customer dan tim sama-sama punya akses, dengan hak yang berbeda.

Pendekatan Teknis

Cross-Platform: Satu Kode, Jalan di Android dan iOS

Aplikasi dibangun dengan pendekatan cross-platform menggunakan React Native, sehingga satu proses development menghasilkan aplikasi yang berjalan di Android dan iOS. Lebih efisien dari sisi biaya dan waktu dibanding membangun dua aplikasi terpisah.

Untuk aplikasi yang butuh integrasi dengan sistem backend yang sudah ada (termasuk Odoo atau API lain), ini bisa dikonfigurasi dari awal proses development.

  • React Native
  • Expo
  • TypeScript
  • REST API
  • GraphQL
Proses Kerja

Dari Konsultasi Sampai Aplikasi Tayang di Play Store

  1. Discovery & Scoping

    Step 1

    Memahami alur kerja yang perlu didukung aplikasi, siapa penggunanya, dan fitur apa yang benar-benar prioritas. Tentukan apa yang masuk versi pertama.

  2. Wireframe & UI Design

    Step 2

    Sketsa alur dan tampilan sebelum mulai coding. Lebih mudah direvisi di tahap ini daripada setelah dibangun.

  3. Development

    Step 3

    Proses pembangunan aplikasi. Ada review di tengah jalan untuk memastikan arah tidak melenceng.

  4. Testing

    Step 4

    Pengujian di berbagai jenis device dan OS sebelum diluncurkan ke publik.

  5. Submit ke App Store / Play Store

    Step 5

    Termasuk proses pendaftaran developer account (kalau belum punya) dan persiapan materi yang dibutuhkan untuk review.

  6. Post-Launch Support

    Step 6

    Aplikasi yang sudah live masih butuh perhatian. Bug kecil yang tidak terdeteksi saat testing baru muncul setelah dipakai dalam kondisi nyata.

FAQ

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Konsultasi Gratis

Punya Ide Aplikasi tapi Tidak Tahu Harus Mulai dari Mana?

Ceritakan kebutuhannya. Saya akan bantu evaluasi apakah aplikasi mobile memang solusi yang tepat, atau ada cara yang lebih sederhana dan efisien untuk mencapai tujuan yang sama.

Atau jadwalkan sesi discovery via Calendly →